06/08/10

Markas & Warnet Guyonan Wonosobo

Saat ini GuWo telah memiliki markas (base camp) dan warnet. Sarana ini biasa difungsikan sebagai media untuk berkumpul, silaturahmi, ataupun hanya sekedar "nongkrong" warga GuWo di dunia nyata.

Warnet Guyonan Wonosobo (GuWo.net)

beralamat di Jln.Raya Wonosobo - Kertek, Mbinangun, Wringinanom, Kertek, Wonosobo, (depan pasar kentang).

selain terkenal karena pelayanannya yang ramah, tempat yang nyaman, GuWo.net juga memanjakan para pengunjung dengan acces internet yg cepat dan tarif yg sangat murah.

Juga menjadi tempat kongkow GuWo mania, baik yang berasal dari Wonosobo maupun luar Wonosobo. Penasaran...??? Silahkan mampir, kami tunggu kedatangan anda...

VIDEO MARKAS & WARNET GUYONAN WONOSOBO

Lagu KOTA MIE ONGKLOK



Selamat menyaksikan sampel video klip kami. Jangan lupa beli VCD/DVD originalnya.

Lagu ANTARANE HONGKONG WONOSOBO



selamat menyaksikan sampel video klip ini...jangan lupa beli VCD/DVD originalnya...

04/01/10

Wisata Lembah Dieng

Udara segar, hawa dingin, dan banyaknya pemandangan yang eksotis adalah wajah dari daerah kami, Kota Pegunungan, Wonosobo. Dari mulai perkebunan teh yang terhampar bak permadani hijau, hingga kecipak air bening yang didalamnya mengandung makna nilai-nilai kehidupan. Berikut adalah beberapa obyek wisata di Wonosobo yang lokasinya berada di lembah dieng...


1. Agro Wisata Tambi

Agro Wisata Tambi Terhampar luas di lereng gunung sindoro, dengan ketinggian 1.200 – 2000 m diatas permukaan laut. Suhu udara rata-rata minimal 15 º C dan suhu maksimal 24 º C.


PT. Tambi mengelola 3 unit perkebunan yang terletak di Bedakah, Tanjungsari, Desa Tambi dengan luas 829 hektar yang dilengkapi fasilitas pondok wisata, kolam pemancingan, lapangan tennis, taman bermain, kebun dan parik teh.Pengunjung akan diajak berkeliling menelusuri jalan kebun teh, berolahraga sambil menikmati pemandangan, juga mendapat penjelasan mengenai agronomi, pengolahan dan pemasaran. Bagi pengunjung yang ingin bermalam juga disediakan pondok wisata dengan fasilitas yang cukup memuaskan.

2. Gardu Pandang Tieng

Sebelum sampai di Dataran Tinggi Dieng, sejenak kita dapat melepas lelah di Gardu Pandang Tieng, dengan ketinggian 1800 m diatas permukaan laut, dari atas gardu pandang dapat menikmati pemandangan yang sangat indah, dan dipagi hari dapat pula melihat matahari terbit dengan cahaya keemasan atau dengan istilah “Golden Sun Rise”.


Perjalanan kemudian dapat dilanjutkan menuju Dataran Tinggi Dieng untuk menyaksikan terbitnya matahari yang kedua dengan cahaya yang keperak-perakan (Silver Sunrise)

3. Air Terjun Sikarim


Memiliki ketinggian 80 meter dengan latar belakang bukit yang menjulang dan banyak ditumbuhi perdu dan tanaman langka. Terletak di desa Mlandi Kecamatan Garung 20 km sebelah utara kota Wonosobo.

4. Telaga Menjer


Merupakan telaga alam terluas di Kabupaten Wonosobo. Berada di ketinggian 1300 meter diatas permukaan laut, dengan luas 70 Ha dan kedalaman 45 meter. Telaga Menjer terletak didesa Maron Kecamatan Garung Kabupaten Wonosobo 12 km sebelah utara kota Wonosobo.

5. Taman Wisata Kalianget

Kali artinya sungai sedang anget artinya hangat. Jadi, kalianget berarti sungai hangat. Sebenarnya bukan hanya hangat, malah termasuk panas. Karena ada sungai hangat inilah desa tersebut diberi nama Kalianget.


Kawasan kalianget terletak kira-kira hanya 2 km dari kota Wonosobo. Obyek utama di tempat ini berupa sumber air hangat yang mengandung belerang. Mandi di air panas yang mengandung belerang ini konon dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit.

6. Waduk Wadaslintang

Kawasan ini meliputi daerah selatan kabupaten Wonosobo. Obyek wisata utama di kawasan ini adalah Waduk Wadaslintang. Waduk ini terletak di perbatasan kabupaten Wonosobo dan kabupaten Kebumen.


Waduk ini cukup luas sehingga anda dapat naik rakit berkeliling waduk. Disamping itu untuk pengairan dan pembudidayaan ikan. Disediakan juga gardu pandang untuk melihat pemandangan waduk dan sekitarnya.

7. Arung Jeram (Rafting)

Wonosobo merupakan daerah pegunungan dan dikelilingi oleh gunung berapi aktif. Banyak terdapat sungai yang cocok untuk olah raga Arung jeram. Airnya deras, jernih, zig-zag dan berbatu-batu. Ini sangat menantang bagi penggemar olah raga ini.


Sungai yang biasa digunakan sebagai ajang arung jeram adalah sungai Begaluh. Sungai ini merupakan anak sungai Serayu.

8. Gelanggang Renang Mangli

Terletak di desa Kejiwan dan berjarak hanya 1 Km. dari pusat kota Wonosobo. Gelanggang Renang Mangli bersebelahan dengan industri pabrik minuman mineral ternama di Indonesia, Aqua.


Selain menjadi obyek wisata. Disini juga kerap diselenggarakan berbagai ajang perlombaan renang, baik tingkat daerah, propinsi, maupun nasional. Pada hari-hari biasa, Gelanggang Renang Mangli juga menjadi tempat "les renang" atau pelatihan renang, guna mencetak perenang-perenang handal di masa depan.

sumber : mbah Slamet Klayapan, tata gambar : tim guyonan wonosobo

01/01/10

Makanan Khas Wonosobo

1. Tempe Kemul

Tempe Kemul adalah makanan khas yang paling digemari oleh kebanyakan orang Wonosobo. Karena selain rasanya nikmat dan gurih, harganya juga sangat terjangkau.


Dinamakan Tempe Kemul (Kemul = Selimut) karena makanan ini dibuat dari tempe yang dibalut dengan adonan tepung yang sebelumnya sudah diberi bumbu khas Wonosobo. Warna kuning pada makanan ini berasal dari kunyit, bukan dari kesumba atau zat pewarna kimia lainnya. Makanan ini paling pas disantap dalam keadaan hangat sembari mengikutkan cabe rawit sebagai lalapannya, sebagai penyeimbang dari dinginnya iklim di Wonosobo.

2. Mi Ongklok

Pada festival pangan tingkat nasional tahun 2009 yang diselenggarakan di Jakarta. Mi Ongklok berhasil menjadi Juara 1 Kategori makanan yang paling higienis.


Mi Ongklok terdiri dari campuran mi, kubis, kucai, dan kenci yang dionglok-ongklok (dicelup-celup) ke dalam air mendidih, kemudian dituang ke dalam mangkok untuk selanjutnya diberi irisan tempe bacem, tahu bacem, taburan bawang goreng, dan yang terakhir disiram dengan bumbu khas Mi Ongklok yaitu adonan tepung yang telah diberi ramuan bumbu khas serta udang (ebi). Sebagai variasi, Mi Ongklok paling pas dikombinasikan dengan Sate Sapi Manis atau Tempe Kemul.

3.Carica

Kalaulah Mi Ongklok berhasil menyabet juara 1 pada lomba pangan tingkat nasional 2009 untuk kategori makanan higienis. Carica (dibaca : karika) juga menjadi unggulan dengan nangkring di posisi ke tiga dalam lomba dan kategori makanan yang sama.


Carica adalah sejenis buah yang hampir mirip dengan pepaya, namun bodynya lebih pendek. Konon pohon buah ini hanya ada di 2 tempat di planet ini, yaitu di Wonosobo dan di Rio de Jeneiro (Brazil).

Oleh para petani di Wonosobo, Carica biasanya diolah menjadi manisan dan dikemas dalam botolan-botolan kecil, sehingga bisa bertahan dalam waktu yang agak lama.

Selain rasanya nikmat dan segar, manisan Carica ini juga banyak mengandung vitamin dan protein, sehingga sangat baik untuk kesehatan.


4. Soto Pringapus

Soto Pringapus adalah makanan khas Wonosobo yang berasal dari dusun Pringapus, Desa Maduretno, Kecamatan Kalikajar. Rasa soto yang satu ini sangat unik di lidah, karena kuahnya berasa agak sedikit manis.

Biasanya Soto Pringapus dihidangkan dengan Nasi Tumbuk (hampir mirip seperti lontong atau ketupat), daging sapi dan gajih (Lemak) sapi menjadi asesori wajib pada menu ini. Soto Pringapus paling pas disantap pada saat cuaca dingin dan berkabut. Hidangan ini dapat anda temui pada saat ada pementasan kesenian "embleg" dan bisa juga ditemui di pasar Kertek. Harganya sangat murah, dengan uang 6 ribu anda sudah bisa memesan 2 porsi !

5. Opak

Opak dibuat dari singkong rebus yang ditumbuk, diberi garam dan daun kucai, dibentuk tipis-tipis, dijemur lalu digoreng. Namun tidak semua opak diberi daun kucai. Opak adalah kerupuk khas Wonosobo. Pusat produksinya ada di desa Jolontoro kecamatan Sapuran.


Di pasaran dijual matang maupun mentah. Jika anda menggoreng sendiri, jangan sampai gosong. Sebab dengan minyak yang cukup panas, opak mentah kering akan matang hanya dalam waktu kira-kira 7 detik. Sekali goreng, kira kira satu genggam. Opak cocok untuk hidangan di rumah, lebih enak sambil minum teh.

6. Purwaceng


Purwaceng (Pimpinella Fraucan) adalah tanaman 'ginseng' ala Dieng. Disamping sebagai obat tradisional, tanaman ini dijadikan minuman seperti kopi dan dipercaya dapat menambah vitalitas.

7. Keripik Jamur


Sesuai dengan namanya, keripik jamur adalah jamur yang dibuat menjadi keripik. Di Wonosobo, sejak dulu budidaya jamur sudah tidak asing lagi. Selain sebagai bahan makanan basah, kini masyarakat Wonosobo sudah lebih inovatif dengan mengolah jamur menjadi keripik.

8. Teh Hitam Wonosobo


Sebenarnya di tiap daerah ada teh. Namun teh dari Wonosobo rasanya lain-dari yang lain. Terutama teh hitam produksi Tambi. Teh ini diekspor ke manca negara. Namun sebagian di jual di pasaran lokal. Pusat penjualannya adalah di koperasi PT Tambi Jl. Tumenggung Jogonegoro, Supermarket, di kios utara Pasar Induk atau di kios oleh-oleh, seperti di Kertek. Ada kemasan dus dan ada kemasan plastik, ukurannya bermacam-macam pula.

9. Kacang Dieng


Sesuai dengan namanya, kacang ini hanya ada di daerah Dieng dan sekitarnya. Rasanya gurih, cocok untuk dimakan di perjalanan atau untuk oleh-oleh. Ada yang menamai kacang ini dengan nama kacang babi. Nama yang aneh, padahal tidak ada sangkut pautnya dengan babi.

Selamat berbelanja dan mencicipi kuliner khas Kota Dingin, Wonosobo... ... ...

sumber : mbah Surti Owok-Owok, tata gambar : tim guyonan wonosobo.